Cara Membuat Artikel Konseptual Yang Baik Dan Benar

Artikel Konseptual

Sebuah artikel merupakan salah satu bacaan yang paling sering dicari ketika seorang membutuhkan bacaan. Saat orang membutuhkan sebuah resep misalnya, ia akan mencari artikel yang berkaitan dengan resep tersebut. Sedangkan artikel konseptual merupakan sebuah artikel yang memiliki tujuan untuk membuka wacana. Baik tentang diskusi maupun wacana lainnya.

Jika anda tertarik untuk membuat artikel tersebut maka anda harus mengetahui cara membuat artikel konseptual agar artikel yang anda buat dapat menarik banyak pembaca. Bagi anda yang ingin membuat artikel konseptual anda harus simak artikel yang berikut ini, karena dalam artikel kali ini kan dibahas mengenai cara membuat artikel konseptual yang perlu anda perhatikan. Bagi yang masih bingung apa saja cara membuat artikel konseptual, anda harus baca artikel yang berikut ini:

1. Judul

Judul yang diambil harus sesuai dengan apa yang nantinya akan anda bahas di dalamnya. Untuk judul dapat berupa kalimat berita maupun kalimat tanya. Buatlah judul yang semenarik mungkin agar membuat orang tertarik untuk membacanya. Yang perlu diperhatikan dalam membuat judul adalah kata-kata yang digunakan harus jelas.

2. Nama Penulis

Saat penulisan nama penulis yang harus anda ingat adalah tidak mencantumkan gelar yang anda miliki. Akan tetapi diperblehkan mencantumkan gelar kebangsawanan ataupun gelar keagamaan. Nama lembaga tempat si penulis bekerja akan ditulis pada catatan kaki di halaman pertama. Jika yang menulis artikel dua orang lebih. Maka yang ditulis namanya hanya penulis pertama disertai dengan dkk.

3. Abstrak

Di dalam artikel konseptual abstrak berisikan ringkasan dari artikel yang ditulis. Bukanlah berupa komentar penulis ataupun pendapat penulis. Biasanya penulisan abstrak berbeda dari bagian lain, yakni lebih menjorok ke dalam. Kata-kata yang kritis dan provokatif juga harus ada dalam abstrak.

4. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan berisikan tentang hal-hal yang dapat menarik perhatian pembaca. Yang berupa acuan terhadap permasalahan yang dibahas dengan menggunakan kalimat yang belum tuntas sehingga menarik pembaca untuk membbaca kalimat selanjutnnya. Seperti kumpulan dari berbagai argumen para tokoh.

5. Bagian Inti

Bagian inti membahas tentang barbagai argumen, kupasa, analisis, keputusan dan sebagainya. Atau bahkan masalah yang akan dibicarakan oleh penulis itu sendiri. Yang perlu diperhatikan adalah, ketika menulis bagian inti harus menggunakan sistematika yang logis dan urut. Dan jangan juga mengulas atau menampilkan bagian ini terlalu panjang. Yang membuat pembaca menjadi bosan.

6. Penutup

Penutup biasanya berisikan kesimpulan dari artiikel yang telah ditulis sebelumnya. dapat pula ditulis dengan menggunakan sub bab agar memudahkan untuk membacanya. Selain kesimpulan ada juga beberapa penulis yang menambahkan saran dalam artikelnya. Tentu saran tersebut adalah sebuah pesan yang disampaikan penulis kepada yang membacanya. Maupun kepada objek yang telah ditulis.

7. Daftar pustaka

Daftar pustaka merupakan kumpulan dari beberapa sumber yang telah anda ambil dan anda tulis dalam artikel ini sebelumnya. Bagian daftar pustaka terletak pada bagian paling akhir dari artikel. Yang ditulis dalam daftar pustaka adalah nama penulis yang karyanya anda jadikan sumber, judul bukunya, kota terbitan buku, percetakan yang mencetak buku tersebut. serta tahun terbit dan juga halaman. Beda lagi penulisannya jika yang anda rujuk adalah jurnal, koran, maupun sumber rujukan lainnya. masing-masing memiliki tata cara penulisan tersendiri.

Begitu banyak cara membuat artikel konseptual yang perlu anda perhatikan ketika anda hendak membuat artikel tersebut. paparan diatas dapat anda jadikan salah satu wawasan anda jika anda berkeinginan menulis artikel yang konseptual.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *