Penjelasan Cara Menulis Artikel Berita Yang Baik & Benar

By: rianda 3 min read

Cara Menulis Artikel Berita

Bentuk artikel berita berbeda dengan jenis artikel informatif lainnya. Dalam artikel berita, penulis dituntut untuk menyuguhkan informasi tentang sebuah peristiwa secara jelas, padat, dan ringkas. Artikel berita fokus pada satu topik dalam satu sudut pandang saja. Jadi, sebelum menuliskannya, perlu dipahami cara menulis artikel berita yang tepat serta benar.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam menulis sebuah artikel berita adalah cara penyajiannya. Tanpa melanggar aturan baku penulisan, seharusnya artikel berita dikemas secara menarik. Sebisa mungkin sebuah artikel berita dapat menarik minat pembaca pada tiga menit pertama saat membaca.

Karakteristik Artikel Berita

Jika dicermati, artikel berita yang ada di media baik cetak maupun digital memiliki beberapa karakter khusus. Sebelum mengetahui cara menulis artikel berita, pahami dulu karakteristiknya yang akan dijelaskan sebagai berikut.

  • Faktual. Isi sebuah berita haruslah peristiwa yang benar-benar terjadi. Oleh sebab itu, jurnalis perlu menggali informasi berdasarkan kejadian sesungguhnya. Dapat juga menambahkan opini dan pernyataan dari narasumber yang dapat dipercaya.
  • Impact. Pengaruh sebuah artikel berita penting untuk diperhatikan sebelum menuliskannya. Jadi, sebaiknya dipikirkan seberapa penting berita tersebut. Selain itu juga perlu mempertimbangkan seberapa besar manfaat yang akan diperoleh pembaca jika berita tersebut ditulis.
  • Aktual. Bisa jadi sebuah berita penting disampaikan hari ini, tetapi menjadi basi jika disampaikan keesokan harinya. Oleh sebab itu, sebuah artikel berita harus memperhatikan ketepatan waktunya. Jurnalis dituntut untuk cepat tanggap dalam menyajikan berita faktual yang sedang terjadi sesegera mungkin.
  • Menarik. Cara menulis artikel berita yang menarik adalah dengan mengambil sudut pandang yang berbeda, atau dengan menonjolkan tokoh yang terlibat pada sebuah peristiwa. Gaya bahasa yang lugas dan informatif juga dapat menarik pembaca.  Perlu diingat bahwa sebaik apapun sebuah artikel dituliskan, jika tidak mampu menarik pembaca, akan menjadi sia-sia.

Struktur Artikel Berita

Artikel berita diawali dengan Judul, sering juga disebut headline. Judul ini perlu dibuat menarik dan menggambarkan isi artikel. Selanjutnya adalah dateline atau placeline, yaitu informasi ringkas tentang isi berita, terkait tanggal dan tempat kejadiannya.

Setelah headline dan dateline, menyusul teras berita (lead). Ini merupakan paragraf pertama dalam sebuah artikel berita, berisi informasi penting yang menjadi topik berita. Selanjutnya masuk pada badan berita yang berisi penjabaran sebuah berita. Hal yang dijelaskan pada badan berita menampilkan unsur 5W+1H.

Perlu diperhatikan bahwa badan berita diusahakan tersaji dalam kalimat  singkat dan padat. Penyampaian yang terlalu bertele-tele akan membuat pembaca sulit memahami inti berita. Setelah badan berita, artikel ditutup dengan leg, biasanya berupa opini atau pernyataan dari narasumber yang merupakan saksi ataupun orang yang ahli dalam bidang terkait berita.

Pendukung sebuah artikel berita adalah gambar. Ada kalanya, sebuah berita yang dimuat dalam media digital juga menyertakan video. Gambar yang disertakan bukanlah gambar sembarangan, melainkan gambar yang mampu ‘bercerita’. Artinya adalah, gambar tersebut harus diambil dari sudut yang memberi kelengkapan penjelasan dari sebuah artikel berita.

Langkah Awal Menulis Artikel Berita

Artikel berita dituntut dapat menyajikan sebuah topik secara mendetail. Oleh sebab itu, dalam penulisannya diperlukan kejelian dalam menuangkan seluruh informasi yang diperlukan. Agar tidak terkesan acak-acakan, ada baiknya mengikuti langkah mempersiapkan artikel berita berikut ini.

1. Tentukan Topik yang Akan Ditulis

Menentukan topik bahasan terlebih dahulu akan memudahkan penulis dalam menyusun sebuah artikel berita. Selain itu, dapat terhindar dari penyajian berita yang berbelit-belit. Fokus hanya pada satu topik saja, agar tidak bertele-tele.

2. Lakukan Riset

Setelah menentukan topik, lakukan riset terhadap topik tersebut. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi detail untuk dijadikan bahan tulisan. Riset perlu dilakukan untuk mendapatkan informasi sebenarnya dari sebuah berita. Hal ini sesuai dengan karakteristik faktual pada sebuah artikel berita.

3. Perhatikan 5W + 1H

Dalam sebuah artikel berita, informasi yang ada harus mencakup 5W+1H. Artinya adalah, berita tersebut harus mampu menjawab pertanyaan who, what, where, when, why, dan how. Kumpulkan informasi yang dapat menjawab keenam pertanyaan tersebut agar artikel menjadi lengkap dan informatif.

4. Lakukan Observasi dan Wawancara

Observasi tempat kejadian perlu dilakukan dalam menulis sebuah artikel berita. Sebab, dengan melakukannya, dapat diketahui dengan jelas kondisi lokasi. Selain itu, lakukan juga wawancara terhadap sumber yang dapat dipercaya agar dapat memperkuat materi yang dimiliki.

Pihak yang bisa diwawancarai dalam mendapatkan sebuah berita biasanya adalah pihak yang terkait langsung dengan peristiwa. Misalnya pelaku, korban, dan pihak polisi dalam sebuah peristiwa kejahatan. Bisa juga saksi ahli dan narasumber lain yang kompeten.

Cara Menulis Artikel Berita Sesuai Jenisnya

Artikel berita terbagi dalam beberapa jenis, terkait topik, sudut pandang, dan cara penyajiannya. Masing-masing jenis memiliki cirinya sendiri. Berikut ini akan diulas mengenai beberapa jenis artikel berita.

1. Straight news

Artikel berita jenis straight news ini adalah pelaporan peristiwa yang sedang terjadi dan ramai diperbincangkan. Jenis artikel berita ini ditulis dengan menonjolkan informasi yang update. Straight news sendiri, terbagi lagi dalam dua jenis, yaitu hard news dan soft news.

Cara menulis artikel hard news adalah dengan kalimat yang singkat, padat, jelas, dan fokus pada kejadian. Umumnya artikel berita berjenis hard news berisikan informasi tentang kejadian yang terjadi secara tiba-tiba. Contohnya berita bencana alam, kebakaran, dan berita tentang kecelakaan.

Adapun berita soft news adalah jenis berita straight news yang bersifat lebih ringan dan tidak menegangkan. Penulisannya pun dengan menggunakan gaya bahasa yang lebih lugas. Contoh soft news adalah berita situasi jalan tol saat musim mudik, berita festival suatu daerah, atau berita terkait dunia hiburan dan entertainment.

2. Depth News

Jenis artikel berita ini lebih menonjolkan ulasan mendalam tentang suatu kejadian. Jurnalis melakukan sebuah investigasi tentang penyebab dan alasan terjadinya sebuah peristiwa. Cara menuliskannya adalah dengan memberikan pelaporan secara mendetail berupa liputan khusus atau liputan investigasi. Berbeda dengan straight news, artikel depth news biasanya lebih panjang.

3. Opinion News

Sesuai namanya, opinion news adalah artikel berita berupa penyampaian opini terkait peristiwa yang sedang terjadi. Biasanya artikel jenis ini mengangkat pendapat para ahli, pengamat, mahasiswa, maupun masyarakat terhadap dampak terjadinya sebuah peristiwa. Cara menuliskannya adalah dengan mengutip pendapat yang dihasilkan dari sebuah wawancara langsung ataupun melalui media komunikasi.

4. Comprehensive News

Cara penyajian berita secara utuh, lengkap, dan menyeluruh disebut comprehensive news. Biasanya berupa penggabungan berbagai fakta dari sebuah kejadian, lengkap dengan pendapat para ahli, opini masyarakat, dan latar belakang sebuah peristiwa. Ini membedakannya dari straight news yang berupa pelaporan tentang sebuah peristiwa secara ringkas saja.

Demikianlah pembahasan terkait artikel berita. Mulai dari pengertian, jenis, dan cara menulis artikel berita. Hal yang perlu benar-benar diperhatikan adalah kejujuran dalam penyampaian berita. Oleh sebab itu jurnalis perlu komitmen dalam menuliskannya berdasarkan materi dan data yang mengandung kebenaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *