Inilah 7 Investasi Modal Kecil Profit Harian Yang Terbukti Menguntungkan

By: rianda 3 min read

investasi modal kecil profit harian

Investor pemula seringkali masih memiliki kerugian untuk mengeluarkan modal besar jika belum sepenuhnya yakin pada jenis investasi yang dipilih, apalagi bukan di bidang keahliannya. Karena itu memulai investasi lebih disukai menggunakan modal kecil lebih dulu sambil belajar mendalaminya.

Investasi modal kecil profit harian juga membantu bagi mereka yang memang tidak memiliki modal besar untuk berinvestasi tapi ingin terus mengembangkannya. Berikut ini akan dibahas berbagai macam investasi yang bisa dimanfaatkan meskipun menggunakan modal kecil. Namun bisa memberikan keuntungan lumayan.

1. Emas

Ada banyak bentuk emas yang bisa dijadikan investasi, mulai dari perhiasan, logam mulia 99,99%, emas batangan atau emas digital yang sedang naik daun belakangan ini. Bentuk termudah untuk dimiliki dan dijual kembali tentu saja dalam bentuk perhiasan.

Tapi bentuk emas terpopuler untuk investasi adalah emas batangan karena harganya cenderung stabil namun tetap tidak sulit dijual jika dibutuhkan. Kemudian emas murni 24 karat dalam bentuk logam mulia 99,99% yang mudah diperjualbelikan.

Emas digital memang lebih disukai oleh anak muda karena investasi seperti ini semuanya dilakukan secara online, sehingga memudahkan proses jual beli. Bentuk emasnya sendiri tidak terlihat tapi keuntungannya bisa didapatkan secara nyata.

Kelemahan dari berinvestasi dengan emas adalah harganya cenderung fluktuatif namun hal ini bisa dimanfaatkan jika ingin bertransaksi. Membeli saat harga turun lalu menjualnya saat harga tinggi bisa sangat menguntungkan asalkan selalu dipantau perkembangan harganya.

2. Reksa Dana

Reksa Dana adalah sistem investasi dalam bentuk pembelian aset seperti saham, obligasi atau surat berharga. Modalnya bisa dimulai dari nilai Rp. 50 ribu dan bisa terus dikembangkan baik dengan menambah modal atau melakukan reinvestasi dividen (keuntungan perusahaan).

Reksa dana memiliki beragam pilihan seperti pasar uang, indeks atau pendapatan tetap. Bandingkanlah mana yang disukai sambil menghitung dana yang dibutuhkan, kemudian mulailah membeli dari jumlah kecil dan meningkatkannya secara rutin agar nilai investasi bertambah.

Jika tidak bisa melakukannya sendiri, pilihlah manajer investasi yang bisa membantu mengelola dana investasi dan mengalokasikannya dengan tepat. Jadi investor tinggal memantau dan menikmati hasil keuntungannya, kemudian memutuskan apakah keuntungan akan ditarik atau dijadikan investasi ulang.

Namun berhati-hatilah dengan manajemen yang buruk yang memberikan rasio biaya yang terlalu tinggi atau mengeksekusi perdagangan yang kurang tepat atau tindakan lain yang menaikkan resiko. Kelemahan lainnya adalah inefisiensi pajak dan pencairan keuntungan yang cenderung lambat.

3. Deposito Berjangka

Investasi modal kecil profit harian lainnya adalah deposito berjangka. Langkahnya hampir sama dengan menabung hanya saja tidak bisa diganggu sebelum jatuh temponya. Tersedia pilihan jangka waktu penyimpanan mulai 1 bulan hingga 12 tahun bulan dengan bunga berbeda.

Deposito memberikan keuntungan bunga yang lebih tinggi daripada bunga tabungan dan resikonya lebih kecil dibandingkan investasi saham. Dana yang dsimpan dijamin oleh LPS dan keuntungannya bisa ditarik atau diinvestasikan kembali dengan pokoknya.

Kelemahan investasi ini adalah nilai investasinya tidak bertambah kecuali memasukkan Kembali bunga yang dihasilkan, rentan inflasi, tidak fleksibel waktu dan memberikan hasil imbal yang lebih kecil dibandingkan investasi saham.

Hal yang perlu diwaspadai adalah penawaran bunga deposito yang tinggi dari suatu Bank tertentu melebihi penawaran Bank lainnya. Karena biasanya ada persyaratan tersembunyi yang harus dipenuhi yang barangkali kurang nyaman bagi investor.

4. Valuta Asing

Berinvestasi dengan valuta asing sebenarnya tidak asing lagi dan tidak selalu meminta modal besar untuk memulainya. Kuncinya adalah selalu memantau pergerakannya karena memang bisa sangat fluktuatif walaupun cenderung aman.

Pilihlah mata uang asing yang cenderung selalu naik seperti Dolar Amerika, Poundsterling Inggris dan mata uang Euro. Dengan modal Rp. 100 ribu saja sudah bisa menukarkannya dengan mata uang yang diinginkan, kemudian jumlahnya bisa terus ditambah untuk mengembangkannya.

Jika disimpan sendiri pastikanlah agar bentuk fisiknya tetap terjaga karena saat jual beli hal ini sangat diperhatikan. Selain itu perhatikan tahun penerbitan uang tersebut dan usahakanlah menyimpan terbitan yang lebih baru agar lebih mudah jika akan dijual.

Belilah mata uang asing yang dipilih saat nilainya turun agar bisa dijual lagi saat nilainya naik. Keuntungannya bisa digunakan untuk memperbesar modal atau digunakan jika dibutuhkan. Jika dilakukan pembelian secara rutin seolah menabung, modal kecil akan menjadi besar tanpa disadari.

Kekurangan dari berinvestasi valuta asing adalah fluktuatifnya kurs, memiliki ketergantungan dengan situasi dan kebijakan negara asalnya, resiko inflasi dan risiko likuiditas yang kadang lambat.

5. Saham

Berinvestasi dalam bentuk saham memang disebut memiliki resiko tinggi namun keuntungan yang didapatkan juga lumayan asal selalu dipantau perkembangannya. Saham dianggap sebagai “memiliki” sebagian kecil sebuah perusahaan yang kemudian bisa dikembangkan dengan menambah investasinya.

Keuntungan perusahaan yang disebut dividen bisa dibagi dan kemudian diinvestasikan ulang dengan membeli lebih banyak sahamnya. Jenis perusahaan bisa di bidang property, keuangan atau aset perusahaan, tinggal pilih mana yang lebih disukai.

Melakukan trading saham bisa dimulai dengan mempelajari ilmu dasar trading dan cara menganalisis pasar. Kemudian pilihlah perusahaan sekuritas terpercaya yang memiliki rekam jejak yang baik, buka rekening saham lalu mulai menyetorkan dana investasi.

Meski diserahkan kepada perusahaan sekuritas, investor juga harus rutin melakukan pengecekan pasar agar bisa membuat keputusan jual beli jika dibutuhkan. Selalu lakukan komunikasi rutin dengan perusahaan sekuritas untuk memilih saham yang bagus dan perusahaan yang stabil.

Kelemahan investasi ini adalah sifat fluktuatifnya karena itulah harus selalu rutin dipantau perkembangan pasar, kemudian adanya kemungkinan penjualan saham dengan harga lebih rendah (capital loss). Salah memilih perusahaan juga berpotensi merugi jika terjadi likuidasi, itulah sebabnya pemilihan awal itu penting.

6. Barang Koleksi

Kadang orang tidak menyangka bahwa barang yang dikoleksinya ternyata memiliki nilai tinggi khususnya jika jenis barangnya dianggap biasa. Contohnya adalah action figure atau permainan LEGO, harganya bisa tinggi jika barang tersebut sulit dicari atau justru sedang trend.

Barang lain adalah mata uang kuno baik berbentuk koin atau lembaran sering diburu para kolektor karena sudah langka. Harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Contoh lain adalah kain dengan motif yang dilukis atau dihias dengan tangan bisa menjadi barang bernilai tinggi.

7. Cryptocurrency: Bitcoin

Jenis investasi ini sedang marak belakangan ini dengan pesatnya kemajuan teknologi yang membuat mata uang elektronik seperti Bitcoin menjadi tinggi nilainya. Memulainya juga tidak membutuhkan modal besar namun bisa terus ditambah untuk mengembangkan investasi.

Investor bisa memulai berinvestasi cryptocurrency dengan membuka akun di bursa bitcoin secara online, mendapatkan verifikasi KYC dan mulai melakukan deposit. Deposit bisa dimulai dari Rp. 50 ribu jadi bisa memulai dari modal kecil.

Kemudian memilih pasangan mata uang yang ditandingkan misalnya bitcoin ke rupiah, hampir serupa dengan pembelian valas. Setelah itu tentukanlah jumlah yang akan dibeli untuk memulai transaksi jual beli. Sistem jual beli bisa dieksekusi langsung atau menunggu harga yang tepat.

Penarikan dana bisa dilakukan dengan cepat melalui sistem transfer ke mata uang yang ditentukan sebelumnya. Jadi hasilnya bisa langsung dinikmati jika perlu, atau diinvestasikan kembali untuk menambah modalnya.

Kekurangan investasi ini adalah fluktuasi yang tinggi sehingga harus serius melakukan pemantauan. Investasi Bitcoin diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi dan Kementerian Perdagangan, bukan OJK.

Dengan penjelasan di atas terlihat bahwa investasi modal kecil profit harian bukan sesuatu yang mustahil karena jelas dapat memberikan keuntungan lumayan. Tentu saja semuanya membutuhkan keterlibatan dan pemantauan rutin agar bisa segera mengambil keputusan jika dibutuhkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.